Masa Depan Alexis Sanchez Ditolak MU dan Inter Milan
![]() |
| Alexis Sanchez |
Masa peminjaman Alexis Sanchez di Inter Milan akan habis pada akhir masa ini. Inter Milan tidak menunjukkan tanda-tanda ingin menyodorkan kontrak permanen, sebab kinerja sang pemain kurang sesuai harapan. Sanchez cuma menyumbangkan satu gol dalam 15 laga bersama Nerazzurri.
Di sisi lain, manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer, sebenarnya juga tidak menginginkan Sanchez berada dalam timnya. Seperti dikutip The Sun, Sabtu ( 25/4/2020 ), tidak hanya kinerja kurang baik dan masalah kebugaran, Sanchez dinilai beraura negatif sehingga dikhawatirkan berefek ke rekan-rekan di sekitarnya.
Bila tad ada klub yang berminat menggaetnya, Sanchez terancam berakhir dengan kembali lagi ke Manchester United, tetapi berlatih terpisah dari tim utama di Carrington. Skenario tersebut sama saja jadi suatu musibah untuk mantan pemain Arsenal.
Solskjaer dikabarkan tidak ingin kehadiran Sanchez mengganggu timnya yang lagi bergairah dan bersemangat karena membukukan 11 laga beruntun tanpa kekalahan saat sebelum liga dihentikan sebab virus corona, tercantum kemenangan 2-1 atas Manchester City.
Perkaranya kontrak Alexis Sanchez di Old Trafford masih tersisa 2 tahun, alias berakhir pada Juni 2022. Keadaan itu membuat para petinggi Manchester United sedikit pusing karena tidak gampang menemukan pembeli untuk pemain yang telah melewati masa kejayaannya.
Tebus Sisa Kontrak
![]() |
| Alexis Sanchez pernah membela Arsenal dan pindah ke Manchester United pada Januari 2018 |
Opsi yang dapat diambil Setan Merah satu di antaranya dengan melepas Sanchez serta membayarkan sisa kontraknya. Namun, opsi ini pula menguras kantong MU sebab nilai kontraknya masih tersisa 55 juta pounds.
Saat sebelum dipinjamkan ke Inter Milan, Sanchez mencatatkan donasi sangat sedikit di Manchester United. Ia cuma mencetak satu gol dalam 45 laga bersama Setan Merah. Bila digabungkan dengan kinerjanya di Inter Milan, Sanchez hanya melesakkan 6 gol dalam 60 laga.
Di Inter Milan tanda-tanda dia akan tersingkir sudah terlihat saat pelatih Antonio Conte tidak menurunkannya pada laga penting melawan Juventus serta Lazio.
Tidak hanya itu, Inter Milan juga kurang dapat mengoptimalkan Sanchez sebab absen lama karena luka, sejak Oktober sampai Januari. Saat kembali gabung, Sanchez tampaknya kandas membuat Conte terkesan. Imbasnya, nasibnya saat ini jadi terkatung-katung.



Post a Comment